HADIS KETIGA: KESALEHAN ANAK BERMANFAAT BAGI ORANG TUA SETELAH KEDUANYA WAFAT

108
KESALEHAN ANAK BERMANFAAT BAGI ORANG TUA SETELAH KEDUANYA WAFAT
Perkiraan waktu baca: 1 menit

40 HADIS PENDIDIKAN ANAK[1]

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رضي الله عنه أَنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَ: إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَنْهُ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ؛ إِلَّا مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ، أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ، أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ

Artinya:
Dari Abu Hurairah raḍiyallahu’anhu bahwa Rasulullah ṣallallāhu‘alaihiwasallam bersabda, “Apabila seorang manusia meninggal dunia maka terputuslah segala amalannya kecuali dari tiga perkara: sedekah jariah, ilmu yang bermanfaat, dan anak saleh yang selalu mendoakannya.”

Takhrij Hadis

Hadis ini diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam kitabnya al-Ṣaḥīḥ, kitab al-Waṣiyyah, bab Pahala Yang Sampai kepada Seseorang Setelah Wafatnya, nomor 1631.

Pelajaran

  1. Amal orang yang telah meninggal terputus kecuali yang dikecualikan oleh dalil.
  2. Di antara amalan yang tidak terputus setelah kematian adalah apa yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah raḍiyallahu’anhu, beliau berkata,

إِنَّ مِمَّا يَلْحَقُ الْمُؤْمِنَ مِنْ عَمَلِهِ وَحَسَنَاتِهِ بَعْدَ مَوْتِهِ عِلْمًا عَلَّمَهُ وَنَشَرَهُ، وَوَلَدًا صَالِحًا تَرَكَهُ، وَمُصْحَفًا وَرَّثَهُ، أَوْ مَسْجِدًا بَنَاهُ، أَوْ بَيْتًا لِابْنِ السَّبِيلِ بَنَاهُ، أَوْ نَهْرًا أَجْرَاهُ، أَوْ صَدَقَةً أَخْرَجَهَا مِنْ مَالِهِ فِي صِحَّتِهِ وَحَيَاتِهِ يَلْحَقُهُ مِنْ بَعْدِ مَوْتِهِ

Artinya:
Rasulullah ṣallallāhu‘alaihiwasallam bersabda, “Sesungguhnya kebaikan yang akan mengiringi seorang mukmin setelah ia meninggal adalah ilmu yang ia ajarkan dan sebarkan, anak saleh yang ia tinggalkan, dan mushaf al-Qur’an yang ia wariskan, masjid yang ia bangun, rumah yang ia bangun untuk ibnusabil, sungai yang ia alirkan, atau sedekah yang ia keluarkan dari harta miliknya di masa sehat dan masa hidupnya, semuanya akan mengiringinya setelah meninggal.”

Hadis ini diriwayatkan oleh Imam Ibn Mājah dan dihasankan oleh Ibn al-Mulaqqin, al-Gazzī, al-‘Ajlūni, dan al-Albāni.

  1. Doa anak saleh bermanfaat bagi kedua orang tuanya setelah mereka meninggal dunia.
  2. Urgensi untuk mengupayakan kesalehan dan keistikamahan anak.
  3. Doa anak untuk orang tuanya mengandung keutamaan yang besar.
Baca juga:  HADIS KEDUA: TANGGUNG JAWAB ORANG TUA DALAM PENDIDIKAN ANAK

 


Footnote:

[1] Diterjemahkan dan disadur dari kitab al-Arba’ūn al-Jiyād fi Tarbiyah al-Aulād (Empat Puluh Hadis Pendidikan Anak) karya Syekh ‘Abd al-‘Azīz bin Muḥammad al-Ḥuwiṭan hafiẓahullāh.

Subscribe
Notify of
guest
0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments