![Desain Umdatul Ahkam pptx [] Desain Umdatul Ahkam pptx []](https://markazsunnah.com/wp-content/uploads/2026/10/Desain_Umdatul_Ahkam.pptx_20261008_182814_00001-696x392.png)
SYARAH KITAB ‘UMDAH AL-AHKĀM[1]
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ -رضي الله عنه-، أَنَّ رَسُولَ اللهِ قَالَ: إِذَا أَمَّنَ الإِمَامُ فَأَمِّنُوا؛ فَإِنَّهُ مَنْ وَافَقَ تَأْمِينُهُ تَأْمِينَ الْمَلاَئِكَةِ غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu meriwayatkan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Jika imam mengucapkan ‘āmīn’, maka ucapkanlah ‘āmīn’ pula karena siapa yang ucapan ‘āmīn’-nya bertepatan dengan ucapan ‘āmīn’-nya para malaikat, akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”
Takhrij Hadis:
Hadis ini diriwayatkan oleh Imam Bukhari dalam kitabnya al-Shahīh; kitab Shifah al-Shalāh, bab Jahr al-Imām bi al-Ta’mīn (Imam Manjaharkan Ucapan Āmīn), no. 780, dan juga diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam kitabnya al-Shahīh; kitab al-Shalāh, bab Al-Tasmī’ wa al-Tahmīd wa al-Ta’mīn (Mengucapkan Sami’allāhu liman hamidah, hamdalah dan āmīn), no. 410.
Faedah Yang Terkandung Dalam Hadis Ini:
- Hadis ini menunjukkan disyariatkannya mengucapkan āmīn setelah membaca al-Fatihah.
- Hukum membaca āmīn adalah sunah bagi imam, makmum, maupun orang yang salat sendirian. Ibn Syihab berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dahulu mengucapkan: Āmīn.”2
- Mengucapkan āmīn adalah permintaan agar doa dikabulkan, seolah-olah seseorang berkata, “Ya Allah, kabulkanlah.”
- Nabi e menyebutkan keutamaan dari mengucapkan āmīn, yaitu diampuninya dosa-dosa yang telah lalu. Pengampunan ini, sebagaimana dijelaskan dalam hadis-hadis lain, berlaku untuk dosa-dosa kecil. Adapun dosa besar, maka harus disertai dengan tobat.
- Sunahnya, makmum mengucapkan āmīn bersamaan dengan imam, yakni dalam waktu yang sama ketika imam mengucapkannya, bukan setelahnya. Dalam sebuah riwayat disebutkan, “Jika imam membaca: ‘ghayril maghdūbi ‘alayhim walāḍ-ḍāllīn’ [QS. al-Fātiḥah: 7], maka ucapkanlah: āmīn…”3
- Hadis ini juga menjadi bukti keutamaan dan kemurahan Allah Ta‘ala, di mana Dia menjadikan ampunan dosa sebagai balasan atas amalan yang ringan ini, yaitu mengucapkan āmīn bertepatan dengan ucapan āmīn para malaikat.
Footnote:
[1] Diterjemahkan dan disadur dari kitab “Mūjaz al-Kalām ‘ala ‘Umdah al-Ahkām” karya Dr. Manṣūr bin Muhammad Al-Ṣaq’ūb hafizhahullāh.
2 HR. Bukhari (no. 780) dan Muslim (no. 410).
3 HR. Bukhari (no. 782) dan Muslim (no. 404).
















