HADIS MEMBACA AL-QUR’AN DI PANGKUAN ISTRI YANG SEDANG HAID

49
Hadis Membaca Al qur’an Di Pangkuan Istri Yang Sedang Haid
Perkiraan waktu baca: 1 menit

SYARAH KITAB ‘UMDAH AL-AHKĀM[1]

عَنْ عَائِشَةَ رضي الله عنها قَالَتْ: كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم يَتَّكِئُ فِي حِجْرِي، فَيَقْرَأُ الْقُرْآنَ وَأَنَا حَائِضٌ

Artinya:

‘Āisyah raḍiyallāhu ‘anhā menceritakan, “Biasanya Rasulullah ﷺ bersandar di pangkuanku lalu membaca Al-Qur’an sedangkan aku dalam keadaan haid.”

Daftar Isi:

Takhrij Hadis:

Hadis ini diriwayatkan oleh Imam Bukhārī dalam kitabnya, al-Ṣaḥīḥ; kitab al-Ḥaiḍ, bab “Seseorang Membaca Al-Qur’an di Pangkuan Istrinya yang Haid”, no. 293, dan Imam Muslim dalam kitabnya,  al-Ṣaḥīḥ; kitab al-Ḥaiḍ, bab “Berbaring Bersama Istri yang Haid dalam Satu Selimut”, no. 301. Lafaz hadis yang disebutkan di atas sesuai periwayatan Imam Muslim.

Syarah dan Faedah yang Terkandung dalam Hadis Ini:

  1. Diperkenankan membaca Al-Qur’an dalam keadaan bersandar maupun berbaring, baik dalam keadaan terlentang ataupun berbaring miring. Membaca Al-Qur’an dengan cara seperti ini bukan termasuk tindakan tidak beradab terhadap Al-Qur’an.
  2. Diperkenankan bagi orang yang membaca Al-Qur’an untuk bersandar di pangkuan orang yang sedang haid dan dekat dengan tempat najis.

 

 


Footnote

[1] Diterjemahkan dan disadur dari kitab “Mūjaz al-Kalām ‘ala ‘Umdah al-Aḥkām” karya Dr. Manṣūr bin Muḥammad al-Ṣaq’ūb hafiẓahullāh.

Baca juga:  HUKUM TERKAIT AIR MANI YANG MENGENAI PAKAIAN
Subscribe
Notify of
guest
0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments